GSNews.id – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, kesiapan terminal penumpang di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Samarinda (KSOP) disebut hampir rampung. Persiapan fasilitas di pelabuhan bahkan telah mencapai sekitar 99 persen.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Samarinda, M Ridha. Menurutnya, berbagai persiapan dilakukan bersama sejumlah pihak guna memastikan pelayanan bagi pemudik berjalan lancar.
Persiapan Terminal Hampir Rampung
Ridha menjelaskan, pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan mudik tahun sebelumnya, terutama terkait sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi di terminal penumpang.
“Kami sudah melakukan evaluasi dari tahun lalu terkait kekurangan yang ada. Saat ini kesiapan terminal, baik ekonomi maupun VIP, sudah sekitar 99 persen,” ujar Capt Ridha.
Ruang tunggu ekonomi difungsikan sebagai area transit bagi calon penumpang sebelum menjalani pemeriksaan tiket. Sementara di terminal VIP, sistem pemeriksaan tiket kini dilakukan menggunakan barcode untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan.
Fasilitas Terminal dan Sistem Pemeriksaan
Menurut Ridha, penerapan sistem barcode membuat proses pemeriksaan tiket tidak lagi dilakukan secara manual.
“Pemeriksaan tiket sudah tidak manual lagi. Jika tidak memiliki tiket atau tidak sesuai data identitas, penumpang tidak dapat masuk,” jelasnya.
Selain itu, fasilitas di terminal VIP juga dinilai telah memadai. Beberapa sarana pendukung yang disiapkan antara lain pendingin ruangan, musala, toilet hingga ruang layanan kesehatan bagi penumpang.
Antisipasi Puncak Arus Mudik
KSOP memperkirakan puncak arus mudik melalui pelabuhan akan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026. Namun jadwal keberangkatan kapal telah diatur sejak pertengahan Maret untuk menghindari penumpukan penumpang.
“Jadwal keberangkatan tersebar beberapa hari, sehingga diharapkan dapat mengurai kepadatan calon penumpang,” katanya.
Selain kapal reguler, layanan tol laut juga tetap beroperasi dengan rute dari Samarinda menuju sejumlah daerah tujuan. KSOP juga menyiapkan kemungkinan penambahan armada apabila terjadi lonjakan jumlah penumpang.



